24 April 2009

Aqidah Ahlussunah Wal jama'ah


Tentang Aqidah Ahlussunah Wal Jama'ah ini telah banyak ditulis dibuku-buku dan beberapa tulisan-tulisan di lain tempat tentang hal ini, tetapi menurut saya tidak banyak yang mengulas dari mana asal Aqidah ini,bagaimana Pokok-pokoknya, Ruang Lingkup dan Pengamalannya. Bahkan pada zaman ini telah timbul keanehan-keanehan dikalangan umat Islam, yaitu semua mengaku sebagai golongan yang beraqidah Ahlussunnah Wal Jama'ah bahkan dari pengalaman penulis , kaum Syi'ah dan golongan-golongan lain juga ikut-ikutan mengaku sebagai golongan Ahlussunnah. Hal ini menurut pengamatan penulis dikarenakan tidak adanya Tatanan Garis Besar sebenarnya dari ulama-ulama kita sekarang, sehingga menimbulkan kebingungan di kalangan umat Islam dalam bidang agama dan I'tiqad beragama Islam yang sebenarnya menurut jejak langkah dari Nabi Besar Muhammad SAW. Patut kita ketahui bersama dalam sejarah Islam bahwa asal mula lahirnya I'tikad Ahlussunnah ini berasal dari dua orang Imam yaitu Al-Imam Syeikh Abu Hasan Al Asy'ari (wafat 324H) dan Syeikh Abu Mansur Al Maturidi (wafat 333H)yang hidup dikala pemerintahan di kuasai oleh kaum Mu'tazillah, yang menyatakan bahwa Tuhan itu tidak memiliki Sifat Ketuhanan. Setelah lama beliau berkecimpung dengan kaum Mu'tazillah ini beliau kemudian merenung dan bermusyahadah kehadirat Allah SWT, setelah sekian lama dengan mempelajari kembali makna dua kalimat syahadat"Laillahaillah Muhammadurasullulah" berlandaskan kepada Al-Qur'an dan Al-Hadits Nabi, maka beliau berubah haluan dari Mu'tazillah dan kembali mengeluarkan pendapat bahwa Allah SWT itu berdasarkan Al-Quran dan Al-Hadits Nabi memiliki Sifat Ketuhanan sekurang-kurangnya sebanyak 13 Sifat Ketuhanan. Kemudian ditambah oleh Imam Maturidi sebanyak 7 Sifat Ketuhanan sehingga berjumlah sekurang-kurangnya 20 Sifat Ketuhanan yang Wajib bagi Allah SWT.
Tersebut dalam Kitab "Ittihafu Sadatul Muttaqin" yaitu Syarah dari kitab "Ihya Ulumuddin" karangan Imam Gazali yang sudah Masyhur itu yaitu :"Apabila disebut kaum Ahlussunnah, maka maksudnya ialah orang-orang yang mengikuti rumusan dari Imam Asy'ari dan Abu Mansur Al Maturidi"

PENGERTIAN AQIDAH AHLUSSUNNAH WAL JAMA'AH

Arti Aqidah : menurut Kamus Munjid : Arti Aqidah yaitu apa-apa yang dii'tikadkan atasnya oleh hati dan oleh dhamir hati. Pengertian lain : Apa-apa yang beragama (berpegang) dengannya oleh manusia dan ia mengi'tikadkannya.

Arti Ahlu : Oleh seorang ahli bahasa bernama "Al-Khalil" arti kata "Ahlu" adalah :
Ahli laki-laki itu isterinya-ahli rumah itu yang mendiami rumah itu-ahli Islam orang yang memeluk agama Islam.
Menurut Kamus Munjid :
Ahli laki-laki itu isterinya-ahli mazhab pengikut mazhab itu.

Arti Sunnah : Yaitu Sunah Nabi SAW meliputi I'Tikad (pegangan), ajaran dan amal perjalanan Nabi SAW. Sedangkan Sunah Nabi SAW yang pertama setelah dibangkitkan menjadi Rasul Allah yaitu "Syahadat di dalam Kalimat Tauhid" (Syahadatain) untuk orang-orang masuk beragama Islam dan untuk orang yang rusak Islamnya dari sebab Syirik atau Kafir.

Arti Al-Jama'ah :
1. Kumpulan orang banyak sekurang-kurangnya 2 orang.
2. Kumpulan beberapa ilmu yang bermanfa'at dari ilmu syareat dan ilmu hakekat.
Menurut Sahabat Nabi Ibnu Mas'ud : "Bahwasanya orang banyak meninggalkan Al Jama'ah, bermula Al Jama'ah itu apa-apa yang sesuai dengan Al Haq (Sunnah Nabi) dan jika ada engkau Sendirian saja". Artinya apabila sesuai dengan AlHaq biar sendiri saja tidak apa-apa dipertahankannya suatu pendapat itu.


0 komentar:

Posting Komentar